Minggu, 29 Juli 2012

Mengidentifikasi struktur sosial

Diferensasi sosial
Pengertian deferensasi sosial
Diferensasi sosial adalah perbedaan individu atau kelompok dalam masyarakat yang tidak menujukan adanya suatu tingkatan (hirarki). Dengan kata lain diferensasi sosial adalah klasifikasi.
Diferensasi sosial dikenal juga dengan istilah kemajemukan – kemajemukan sosial ditandai dengan perbedaan – perbedaan sebagai berikut :
Berdasarkan ciri fisik
Berdasarkan ciri sosial
Berdasarkan ciri budaya
Bentuk – bentuk diferensiasi sosial :
A.  Diferensiasi ras,
B.   Diferensiasi etnis,
C.   Diferensiasi agama
D.  Diferensiasi gender.

Diferensiasi Ras
Pengelompokan manusia berdasarkan ras merupakan pengelompokan manusia yang bersifat jasmaniah , berdasarkan pada ciri – ciri fisik , seperti warna kulit , rambut ,serta bentuk – bentuk bagian wajah .
Dengan kata lain diferensiasi ras adalah pengelompokan masyarakat berdasar kan ciri – ciri fisiknya  .
RAS adalah pengelompokan manusia yang didasarkan oleh ciri fisik termasuk ciri genotif.
Pembagian ras didunia menurut A.L kroeber :
a.   Ras Austroloid mencakup penduduk asli australia
b.   Ras Mongoloid mencakup Asiatic Mongoloid 
c.   Ras Kaukosaid mencakup nordic, mediteranian, dan india
d.   Ras Negroid mencakup African , Nergito
e.   Ras – Ras khusus mencakup Bushman , Veddcid , Polynesian , Aini.
Diferensiasi etnis ( suku bangsa )
Diferensiasi etnis atau suku bangsa menunjukan bahwa masyarakat terdiri atas berbagai suku bangsa dengan bahasa dan kebudayan masing – masing.
dengan kata lain diferensiasi  etnis merupakan perbedaan manusia / penggolongan manusia berdasarkan ciri – ciri budaya , yang mencakup bahasa , kesenian, dan adat istiadat . (atas identitas dan kebudayaan).
Etnis adalah suatu golongan manusia yang terikat oleh kesadaran aktivitas akan kesatuan kebudayaannya sendiri.

Diferensiasi agama
Diferensiasi sosial atas dasar agama terwujud dalam kenyataan sosial bahwa masyarakat terdiri atas orang – orang yang menganut suatu agama tertentu termasuk dalam suatu komunitas atau golongan yang disebut umat .
Dengan kata lain diferensiasi agama adalah pengelompokan masyarakat berdasarkan kepercayaan / agama , mencakup islam, kristen , hindu , dan buddha.
Menurut Emile Durkheim agama adalah sistem terpercaya yang terdiri atas kepercayaan yang berhubungan  hal  - hal suci.
Agama berisi tentang :
a.   Sesuatu yang dianggap sacral , melibihi kehidupan duniawi
b.   Sekumpulan kepercayan tentang hal yang dianggap sacral
c.   Penegasan kepercayaan dengan melaksanakan ritual , yaitu aktifitas keagaman 
d.   Sekumpulan kepercayaan yang ikut dalam ritual yang sama.
Diferensiasi Gender
Pada umum nya orang menganggap istilah gender sama dengan seks    ( jenis kelamin ) , tetapi sesungguhnya tidaklah demikian.
Menurut  Wiliam Ogburn  , perbedaan secara seks adalah perbedaan antara laki – laki dan perempuan secara biologis , yaitu karakter primer , seperti alat kelamin sedangkan perbedaan gender cara berperilaku pria dan wanita yang ditentukan oleh kebudayaan atau kodratnya dan kemudian menjadi bagian  keperibadian.


·        Pengertian gander  adalah pola prilaku seseorang yang dibentuk oleh kebudayaan / kodrat .
·        Pengertian peran gender sebagai perbedaan jenis kelamin , pria dan wanita secara biologis pria memiliki kekuatan fisik yang melibihi wanita , sedangkan wanita memiliki kemampuan mengandung dan melahirkan anak.
Pengaruh diferensasi sosial
·        Primodealisme , yaitu pandangan atau paham yang menunjukan sikap berpegang teguh padahal yang semula dibawah sejak semula melekat pada diri individu , seperti suku , bangsa , ras , dan agama ( sejak lahir).
·        Etnosentrisme , yaitu suatu sikap menilai kebudayaan masyarakat lain dengan menggunakan ukuran – ukuran yang berlaku di masyarakatnya.
·        Sektarian , yaitu keadaan dimana sebuah keompok atau organisasi tertentu dikelilingi oleh sejumlah organisasi masa , baik formal atau informal
Sisi positif primodialisme :
·        Mengikat / memperkuat suatu kelompok / golongan terutama menghadapi ancaman dari luar
Sisi negatif primodialisme :
·        Membangkitkan permusuhan terhadap orang lain
Sisi positif Etnosentrimen:
·        Menjaga keutuhan dan kestabilan budaya
·        Mempertinggi semangat patriotisme dan kesetiaan pada bangsa
·        Memperteguh rasa cinta terhadap budaya dan bangsa
Sisi Negatif Entosantrime:
Mengakibatkan konflik sosial dan budaya


Rangkuman Mengenai Struktur Dan Stratifikasi Sosial
                  A.Struktur Sosial
Struktur sosial dalam istilahnya disebut sebagai susunan masyarakat . struktur sosial hendaknya menggambarkan aspek statis dari masyarakat . kata struktur sendiri berasal dari kata latin yakni structum yang berarti menyusun , membangun , mendirikan . kata stractum diturunkan menjadi kata structural yang berarti susunan dan bangunan . untuk membangun sebuah gedung lebih umum dipakai istilah konstruksi yang bermakna kerangka adalah merupakan hasil dari perpaduan dari bahan kayu atau besi menurut seni teknologi tertentu . kata kontruksi memang tidak lazim di pakai untuk bangunan yang disebut masyarakat . istilah yang di pakai adalah struktur sosial. Jadi menurut etimologis kata struktur sosial berarti susunan masyarakat . arti definisi lainnya mengenai struktur sosial adalah skema penempatan nilai – nilai sosial budaya dan organ – organ masyarakat sebagai suatu keseluruhan dan demi kepentingan masing – masing bagian untuk jangka waktu yang relative lama.
Jikalau zaman berganti , kebutuhan berubah , dan pandangan masyarakat tentang tata nilai mengalami perubahan pula , struktur sosial yang lama tidak perlu di pertahankan , betapapun suatu struktur sosial masyarakat dianggap sebagai yang paling baik dan paling sesuai untuk waktu tertentu, tidak dapat dikatakan bahwa struktur  - struktur itu akan tetap paling cocok untuk zaman yang sudah berubah . struktur yang lama tidak dapat memberi jaminan yang pasti bahwa ia sanggup memenuhi kebutuhan masyarakat yang telah berubah . maka satu -satunya jalan yang baik adalah menyesuaikan struktur sosial yang lama dengan situasi yang baru .

Dari pengalaman terbukti bahwa suatu struktur sosial dapat bertahan lama . hal demikian membawa keuntungan yakni stabilitas masyarakat tidak terganggu  dan perencanaan yang telah dibuat oleh pemerintah bersama rakyat dapat dilaksanakan dalam kurun waktu tertentu yang bebas dari gangguan perubahan. Jadi pada prinsipnya dapat dikatakan bahwa struktur sosial dapat berubah , bahkan pada situasi dan kondisi tertentu harus diubah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar